Jumat, 12 Juni 2009

Hati-hati dengan Mie Instant

Wah..wah tulisan yang satu ini buat aku agak-agak sedih...mie kan makanan sehari-hari, gimana ya? buat semua aja yang sama punya favorit food kayak aku harus hati-hati buat konsumsi tiap hari yaa...yuk kita baca..
Para penggemar Mi Instan. Pastikan Anda punya selang waktu paling tidak 3 (tiga) hari setelah Anda mengkonsumsi Mi Instan jika Anda akan mengkonsumsinya lagi.

Informasi kedokteran bahwa ternyata tedapat lilin yang melapisi mi instan. Itu Sebabnya mengapa Mi Instan tidak lengket satu sama lainnya ketika dimasak.

Jika kita perhatikan Mi China yang berwarna kuning yang biasa ditemukan di pasar, dari hasil pengamatan, mi yang belum dimasak tersebut akan terlihat seperti berminyak. Lapisan minyak ini akan menghindari lengketnya mi tersebut satu dengan lainnya.

Mi Wonton yang masih mentah biasanya ditaburkan tepung agar terhindar dari lengket. Ketika tukang masak akan memasak mi, dia memasaknya pertama-tama dalam air panas, kemudian dibilas / ditiriskan dengan air dingin sebelum dimasak dengan air panas lagi. Memasak dan meniriskan dengan cara ini akan dapat menghindari lengketnya mi tersebut satu sama lainnya. Tukang masak memberikan minyak dan saos pada mi tersebut agar tidak menjadi lengket ketika akan dikonsumsi secara kering tanpa kuah).

Aturan masak dalam membuat Spaghetti (Mi Italy) akan dibutuhkan minyak dan mentega yang ditambahkan terlebih dahulu pada air rebusan Spaghetti untuk menghindari lengketnya pasta tersebut.

Konsumsi mie instan setiap hari akan meningkatkan kemungkinan seseorang terjangkiti kanker. aktor SBC (sekarang TCS) pada beberapa tahun yang lalu, karena begitu sibuknya dalam berkarir sehingga tidak punya waktu lagi untuk memasak, sehingga diputuskannya untuk mengkonsumsi Mi Instan setiap hari. Akhirnya dia menderita kanker. Dokternya mengatakan bahwa hal ini disebabkan karena adanya lilin dalam mi instan tersebut. Dokter tersebut mengatakan bahwa tubuh kita memerlukan waktu lebih dari 2 (dua) hari untuk membersihkan lilin tersebut.

Ada seorang pramugari SIA (Singapore Air) yang setelah berhenti dan kemudian menjadi seorang ibu rumah tangga, tidak memasak tetapi hampir selalu mengkonsumsi mi instan setiap kali dia makan. Kemudian akhirnya menderita kanker dan meninggal karenanya.

Dan…pengalaman dikeluarga kami, salah seorang sepupu kami yang berumur 7 tahun meninggal dunia, setelah diperiksa dokter, dokter mengatakan bahwa penyebab meninggalnya karena ada kerusakan dilambung , dan ini karena neneknya setiap hari memberikan makanan mie instant kepada sepupu kami.

Mudah-mudahan kita lebih berhati-hati dan merem anak kita untuk mengkonsumsi mie istant, atau paling tidak dikurangi pemberiannya.

sb:uminasafira

6 komentar:

Culun mengatakan...

Mengurangi konsumsi mi...berarti mengurangi penggunaan tepung terigu...
Mengurangi penggunaan tepung terigu...berarti mengurangi impor gandum...
Mengurangi impor gandum...berati KEDAULATAN PANGAN INDONESIA

eka mengatakan...

wuahhahaa....gimana ya.....

suwung mengatakan...

ooo gitu yah... ati ati lah ini

riosisemut mengatakan...

Bagus bngt inponya Non..

riosisemut mengatakan...

Bagus bngt inponya Non..

eka mengatakan...

terimakasih semuaaa

Posting Komentar

tinggalkan pesan yach...jangan menghina lo tapi...cukup mencaci aja...hheeheh, terima semua kritik n saran...bukan cuma kritik doang oke

Love is...
© eka - Template by Blogger Sablonlari - Font by Fontspace